Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Pesan Para Pahlawan Dibacakan Saat Upacara Di Kemdikbud

Pesan Para Pahlawan Dibacakan Saat Upacara Di Kemdikbud

12 November 2018 21:04:58

Jakarta, PAUD & Dikmas. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Harris Iskandar, bersama sejumlah pegawai dan pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dengan khidmat mendengarkan pesan para pejuang, saat dibacakan sambutan tertulis Menteri Sosial RI mengenai pesan 10 pejuang, oleh Dadang Sunendar (Kepala Badan Pengembangan & Pembinaan Bahasa) selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Halaman Utama Perkantoran Kemdikbud. Sabtu (10/11)

Ke sepuluh pesan Pahlawan tersebut adalah :

  1. Jenderal Sudirman: Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah, TNI akan berjuang terus;
  2. Prof. Moh. Yamin, SH: Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri;
  3. Pesan pahlawan nasional Supriyadi: Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi;
  4. Pangeran Sambernyowo / KGPAA Mankunegoro I: Rumongso melu handarbeni (merasa ikut memiliki), Wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan), Mulat sario hangroso wani (mawas diri dan berani bertanggung jawab);
  5. Pattimura: Pattimura-pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-pattimura muda akan bangkit;
  6. Bung Tomo: Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga;
  7. Kartini: Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata “Aku tidak dapat!” melenyapkan rasa berani. Kalimat “Aku mau!” membuat kita mudah mendaki puncak gunung;
  8. Ki Hajar Dewantara: Ing Ngarso Sung Tulodo (Di depan memberi contoh), Ing Madyo Mangun Karso (Di tengah memberi semangat). Dan Tut Wuri Handayani (Di belakang memberi dorongan)

Dalam kesempatan itu Dadang juga membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial RI dalam menyambut Peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2018. (Tim Warta/MHF/Pri-Ars/KS)

Semua Berita