Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

91 Satuan PAUD & Dikmas Terkena Dampak Bencana Gempa NTB

91 Satuan PAUD & Dikmas Terkena Dampak Bencana Gempa NTB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sedang memberikan bantuan kepada lembaga PAUD yang terkena dampak bencaba gempa di Lombok

16 Agustus 2018 21:38:09

NTB, PAUD dan Dikmas. “91 Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Nusa Tenggara Barat (NTB) rusak,” ujar Eko Sumardi Kepala Balai Pengembangan (BP) PAUD dan Dikmas Provinsi NTB, saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memantau dan memberikan bantuan, bagi korban dan lembaga penyelenggara pendidikan formal dan nonformal yang terkena dampak gempa NTB. Selasa (15/8)

Ditambahkan oleh Eko, berdasarkan data per 10 Agustus 2018 kemarin yang dikumpulkan oleh Tim Pendataan BP PAUD dan Dikmas Prov. NTB. Untuk lembaga satuan PAUD & dikmas yang mengalami dampak gempa terbesar berada di Kabupaten Lombok Utara. 26 rusak berat, 16 rusak sedang dan 24 rusak ringan.

Lombok Barat 2 bangunan lembaga PAUD & Dikmas rusak berat, 3 rusak sedang dan 2 rusak ringan. Lombok Timur 5 rusak berat dan 1 rusak sedang, Lombok Tengah 2 rusak berat dan 4 rusak ringan. Sedangkan di Kota Mataram 4 rusak berat dan 2 rusak sedang.

Namun disampaikan oleh Eko, data tersebut masih bisa mengalami perubahan karena ada juga lembaga yang belum masuk pendataan. Karena lembaga tersebut berada didaerah yang sulit dijangkau oleh tim pendataan BP PAUD dan Dikmas Prov. NTB, ataupun tidak mengisi formulir pendataan yang disediakan melalui aplikasi pendataan on line PAUD dan Dikmas.

Ekopun menyampaikan bahwa dari Direktorat Jenderal PAUD & Dikmas selain memberikan bantuan juga melakukan terapi trauma bagi korban gempa, seperti melakukan permainan edukasi bagi para anak-anak PAUD dan pemutaran bioskop keliling di lokasi pengungsian korban bencana. Sedangkan Kantor BP PAUD dan Dikmas Prov. NTB menjadi lokasi dapur umum yang menyediakan konsumsi bagi para pengungsi, ujar Eko menutup pembicaraan.(Tim Warta/ZK/MHF/KS)

Semua Berita